Assalamualaikum

Haiiiii ketemu lagi di blog aku kali ini☺ Sebelumnya aku juga sudah membahas tentang Jenis - Jenis Investasi, Dan kali ini aku mau menjelaskan tentang salah satu yang termasuk dari jenis-jenis investasi yaitu Investasi Reksadana.

Yuk disimak teman teman, semoga ini bisa bermanfaat buat kalian juga yaa..


Dalam sebagian kaum generasi milenial cukup banyak yang tidak memiliki kemampuan untuk mengatur keuangannya dengan baik Sebagian dari mereka juga mengatur keuangan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan bulanan, tanpa memperhitungkan keperluan jangka panjang hingga keperluan darurat.

Para generasi milenial yang masih kesulitan dalam mengatur keuangan kalian, yuk simak tips berikut:

1. Buat Perencanaan Keuangan Bulanan

Tidak sedikit generasi milenial atau bahkan masyarakat secara umum mengalami gaji habis sementara masih berada di pertengahan bulan, seperti ungkapan candaan yang cocok “gaji 7 juta koma, baru tanggal 7 sudah koma..”Artinya, mereka tidak memiliki rencana keuangan yang baik sehingga selalu merasa terdesak.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Solusinya adalah kita harus membuat rencana keuangan sebelum gajian tiba dengan formula 50-30-20 pada penghasilan bulanan yang kita terima.

Perhitungannya 50 persen adalah anggaran untuk kebutuhan mendasar seperti makanan, transportasi, pulsa, dsb. Kemudian 30 persen untuk kebutuhan hiburan, seperti travelling, nonton bioskop, ngopi, dsb.Lalu 20 persen untuk kebutuhan investasi dan tabungan, yakni dengan rutin menempatkan dana di instrumen aset tertentu.

2. Kendalikan Gaya Hidup

Kebanyakan generasi milenial sering kali lebih memilih membeli barang bermerek, makan di restoran keren, atau hanya sekadar ngopi di tempat yang mahal. Padahal itu semua kebanyakan hanya berupa sebuah ”keinginan” dan bukan “kebutuhan”.

Jika memiliki gaji yang mumpuni, mungkin hal ini tidaklah mengapa jika dilakukan sesekali. Namun sayangnya, selain gaji terbilang masih relatif kecil, namun gaya hidup mereka cenderung tidak bisa dingimbangi. Akibatnya, gaya hidup seperti itu tentu dapat membuat kantong jebol yang semestinya tidak perlu.

3. Batasi Pengeluaran Sesuai Kebutuhan

Setelah di awal tadi membuat perencanaan keuangan di mana 50 persen dari penghasilan bulanan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, maka mau tidak mau kita harus menggunakan dan mencukupkan anggaran itu saja untuk konsumsi.

Hal tersebut selain melatih kita untuk disiplin, juga dapat mencegah kita dari sifat boros serta membeli hal-hal yang tidak penting yang hanya bersifat “keinginan”.

4. Investasi

Tidak bisa dipungkiri lagi, investasi merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan oleh siapa saja, terlebih generasi milenial yang cenderung masih berusia produktif.

Ketidakpastian di masa yang akan datang serta inflasi yang akan terus terjadi, hanya bisa diimbangi dengan melakukan investasi jika kita mau uang kita tidak berkurang manfaatnya di masa depan.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mereview 2 buku tentang Pelaku Pasar Modal Dan Mekanisme Perdagangan Saham