Quis Akuntansi Keuangan Lanjutan 2
Quis Akuntansi Keuangan Lanjutan 2
Nama: Fitria Wardani
NPM : 183214011
Soal
PT Maha karya yang berkedudukan di Surabaya dengan spesifikasi usaha dibidang perdagangan barang-barang elektronik. Melakukan kerjasama konsinyasi dengan PT ELG Elektronik khusus untuk penjualan pesawat TV dengan perjanjian sebagai berikut :
- Harga jual TV Rp 500.000 per unit dan harga pokoknya adalah Rp 350.000 per unit.
- Komisi untuk PT Maha karya adalah sebesar 15% dari hasil penjualan.
- PT Maha karya memungut sewa atas barang konsinyasi sebesar Rp500 per unit.
- Semua beban yang dikeluarkan PT Maha karya ditanggung oleh PT ELG Elektronik seperti ongkos angkut, kuli dll.
- PT Maha karya menyerahkan uang muka sebesar 20% dari harga jual barang yang dikirim.
Adapun transaksi bulan Januari 2009:
- Pengiriman dan penerimaan barang konsinyasi 100 unit.
- Penerimaan dan pengiriman uang muka sebesar 20% dari harga jual.
- PT ELG Elektronik mengeluarkan ongkos angkut untuk pengiriman barang ke PT Maha karya secara tunai sebesar Rp 60.000.
- Pembayaran sewa atas barang-barang konsinyasi yang dikirim, diterima secara tunai oleh PT Mahakarya.
- Penjualan barang konsinyasi selama bulan Januari 2009 yang terdiri atas:
Penjualan tunai = 80 unit dan penjualan kredit = 20 unit.
6. Pengeluaran buku kas PT Maha karya adalah :
- Ongkos kuli masuk = Rp30.000
- Ongkos kuli keluar = Rp20.000
- Ongkos angkut = Rp75.000
7. Pencatatan komisi oleh PT Maha karya
8. Pengiriman dan penerimaan laporan penjualan barang konsinyasi serta pengiriman uang setelah diperhitungkan uang muka.
Penyelesaian :
BUKU KOMISIONER ( PT. MAHA KARYA )
1. Laporan Penjualan
Laporan Penjualan Barang Konsinyasi
Periode 1 Januari s/d 31Januari 2009
Nama barang: TV
Jumlah: 100 unit
Pengamanat : PT ELG Elektronik
Komisoner : PT Maha Karya
Keterangan Jumlah ( Rp)
Penjualan 100 unit @ Rp.500.000 Rp. 50.000.000
Beban :
- Kuli Masuk, beban kuli keluar, dan ongkos angkut Rp. 125.000
- Komisi 15 % Rp. 7.500.000
Rp. (7.625.000)
Rp. 42.375.000
- Pengiriman uang ( uang muka ) Rp. 10.000.000
- Saldo yang dibayar Rp.32.375.000
- Catatan : Saldo barang konsiyansinya : NIHIL
Diminta :
Dicatat secara terpisah dengan penjualan reguler, dan Dicatat tidak terpisah dengan penjualan reguler. Perusahaan menggunakan pencatatan persediaan perpetual:
1. Dicatat secara terpisah dengan penjualan reguler menggunakan pencatatan persediaan perpetual:
( Dalam Ribuan rupiah )
1. Memorandum
(Menerima 100 unit TV dari PT ELG
Elektronik)
2. Uang muka pengamanat Rp 10.000
Kas Rp10.000
(Mencatat pengeluaran uang muka 20% dari
100 unit)
3. Tidak ada Jurnal
4. Kas Rp. 50
Pendapatan sewa Rp.50
(Mencatat penerimaan sewa gudang dari
pengamanat )
( mencatat komisi 15 % x 50.000)
8. Konsiayasi masuk Rp. 42. 375 Uang muka pengamanat Rp.10.000
Kas Rp. 32.475
2. Dicatat tidak terpisah dengan penjualan reguler. Perusahaan menggunakan pencatatan persediaan perpetual:
( Dalam Ribuan rupiah )
1. Memorandum
(Menerima 100 unit TV dari PT ELG
Elektronik)
2. Uang muka pengamanat Rp 10.000
Kas Rp10.000
(Mencatat pengeluaran uang muka 20% dari
100 unit)
3. Tidak ada jurnal
4. . Kas Rp. 50
Pendapatan sewa Rp.50
(Mencatat penerimaan sewa gudang dari
pengamanat )
5. Persediaan BD Rp. 42.500
Utang PT. ELG Rp. 42.500
( mencatat pembelian barang komisi dari PT. ELG dikurang komisi Rp. 50.000 - (15 % x Rp. 50.000)
Kas Rp. 40.000
Piutang Usaha Rp. 10.000
Penjualan Rp. 50.000
( mencatat penjualan tunai 80 unit @500 dan kredit 20 unit @500 )
HPP Rp. 42.500
Persediaaan BD Rp. 42.500
( mencatat HPP barang konsiyasi )
7. Tidak ada Jurnal
8. Utang PT. ELG Rp. 42.375
Uang muka pengamat Rp. 10.000
Kas Rp. 32.375
(Mencatat laporan penjualan barang dan pengeluaran uang)
Komentar
Posting Komentar